Monthly Market Summary April 2026
Rupiah melemah sebesar 358 poin ke level 17.353 pada akhir April 2026, dan diperkirakan masih berlanjut hingga kuartal kedua 2026 berakhir. Kondisi ini mendorong Bank Indonesia untuk mengambil langkah defensif, sehingga Penerbitan SRBI menjadi Rp 155,5 triliun pada April 2026. Konsumsi pemerintah melonjak 21,8% year on year dari 4,5% year on year pada kuartal 4 2025, sejalan dengan peningkatan belanja fiskal. Indeks performa obligasi pemerintah Indonesia dalam Rupiah meningkat sebesar 0,79% pada bulan April 2026, dengan penurunan sebesar 1,25% YTD. Rally juga terjadi pada indeks obligasi pemerintah Indonesia dalam USD yang meningkat sebesar 1.67% MTD. Dari sisi saham, Bloomberg mencatat net foreign outflow sebesar 0,99 miliar US Dollar. Stabilisasi pada US Dollar Index, penurunan US Treasury yield, harga energi, serta penguatan pada Rupiah dapat menjadi faktor pendorong untuk rebound teknikal atau potensi perbaikan pada kuartal 3 2026 setelah penurunan yang dalam ini.
Simak pembahasan selengkapnya di video berikut ini.

